Senin, 14 Desember 2015



Post partum adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan kembali sampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil. Lama masa nifas ini yaitu 6 – 8 minggu (Mochtar, 1998). Akan tetapi seluruh alat genital akan kembali dalam waktu 3 bulan (Hanifa, 2002). Selain itu masa nifas / purperium adalah masa partus selesai dan berakhir setelah kira-kira 6 minggu (Mansjoer et.All. 1993).Post portum / masa nifas dibagi dalam 3 periode (Mochtar, 1998) :
1.    Puerperium dini yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan.
2.    Purperium intermedial yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya mencapainya 6 – 8 minggu.
3.    Remote puerperium yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil / waktu persalinan mempunyai komplikasi.


. TANDA-TANDA BAHAYA POSTPARTUM
·         Perdarahan vagina yang hebat atau tiba-tiba bertambah banyak
·         Pengeluaran vagina yang baunya menusuk
·         Rasa sakit di bagian bawah abdomen atau punggung
·         Sakit kepala terus-menerus, nyeri ulu hati, atau masalah penglihatan
·         Pembengkakan di wajah/tangan
·         Demam, muntah, rasa sakit waktu BAK, merasa tidak enak badan
·         Payudara yang berubah menjadi merah, panas, dan atau terasa sakit
·         Kehilangan nafsu makan dalam waktu yang sama
·         Rasa sakit, merah, lunak, dan pembengkakan di kaki
·         Merasa sedih, merasa tidak mampu mengasuh sendiri bayinya/diri sendiri
·         Merasa sangat letih/nafas terengah-engah


Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan, klien dapat mengungkapkan pemahaman tentang perawatan diri post partum.
Intervensi keperawatan :
1.    Anjurkan klien untuk menghindari coitus selama 4 – 6 minggu / sesuai anjuran dokter.
2.    Demonstrasikan perawatan payudara dan ekspresi manual bila ibu menyusui.
3.    Tekankan pentingnya diet nutrisi.
4.    Anjurkan pasien untuk menghindari mengangkat apapun yang lebih berat dan bayi selama 2 -3 minggu.
5.    Jelaskan perlunya dengan cermat pada bagian perineal.
6.    Wapadakan klien untuk menghindari konstipasi.
7.    Diskusikan gejala untuk dilaporkan kepada dokter.
8.    Jelaskan bahwa lokhea dapat berlanjut selama 3 – 4 minggu perubahan dari merah menjadi coklat sampai putih.
9.    Beritahu menstruasi akan kembali 6 – 8 minggu setelah perawatan.
10.  Tekankan pentingnya rawat jalan terus menerus termasuk pemeriksaan post pasca partum.
11.  Perawatan vagina/vulva hygiene
Rasional: Membersihkan perineum






kemih, rectum). Klasifikasi
Masa nifas dibagi dalam 3 periode yaitu :
a.       Puerperium dini adalah kondisi kepulihan dimana seorang ibu sudah diperbolehkan berdiri dan berjalan
b.      Puerperium Intermedial adalah kondisi kepulihan organ genital secara menyeluruh dengan lama ± 6-8 minggu
c.       Remote Puerperium waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila saat hamil atau waktu persalinan mengalami komplikasi. Waktu yang diperlukan untuk sehat sempurna bisa berminggu-minggu, bulanan ataupun tahunan.erus (setelah section caesaria, ruptur uterus). (Widyasih, 2009)

faktor faktor
a. Usia 
Wanita yang melahirkan anak pada usia dibawah 20 tahun atau lebih dari 30 tahun merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan pospartum yang dapat mengakibatkan kematian maternal. Hal ini dikarenakan pada usia dibawah 20 tahun fungsi reproduksi seorang wanita belum berkembang dengan sempurna, sedangkan pada usia diatas 30 tahun fungsi reproduksi seorang wanita sudah mengalami penurunan dibandingkan fungsi reproduksi normal. 

b. Gravida
Ibu-ibu yang dengan kehamilan lebih dari 1 kali mempunyai risiko lebih tinggi terhadap terjadinya perdarahan postpartum dibandingkan dengan ibu-ibu yang termasuk golongan primigravida. Hal ini dikarenakan pada multigravida, fungsireproduksi mengalami penurunan sehingga kemungkinan terjadinya perdarahan pospartum menjadi lebih besar. 

c. Paritas 
Paritas 2-3 merupakan paritas paling aman ditinjau dari sudut perdarahan postpartum yang dapat mengakibatkan kematian maternal. 

d. Antenatal Care 
Pemeriksaan antenatal yang baik dan tersedianya fasilitas rujukan bagi kasus risiko tinggi terutama perdarahan yang selalu mungkin terjadi setelah persalinan, mengakibatkan kematian maternal dapat diturunkan. Hal ini disebabkan karena dengan adanya Antenatal Care tanda-tanda dini perdarahan yang berlebihan dapat dideteksi dan ditanggulangi dengan cepat. 

e. Kadar hemoglobin 
Anemia adalah suatu keadaan yang ditandai dengan penurunan nilai hemoglobin di bawah nilai normal, dikatakan anemia jika kadar hemoglobin kurang dari 8 gr%.